Voltaire | India Today

Belajar dengan Voltaire

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Pelajaran pertama ialah menjadi lugu Sebab menjadi tau adalah tanpa buru Karena guru terkadang ambigu yang melangkah dengan deru

Ilustrasi | National Geographic

Fudhail ibn Iyadh dan Leo Tolstoy

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Berkata Tolstoy; Engkau lah rabuk di dalam hitam tanah Dulu sebagai kotoran kini membalur cinta Kemarin sebagai penyamun yang

Ilustrasi

Tanpa Hampa, Menilik Sufi yang Ditulis Attar

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Musisi tanpa album Adalah suara yang sublim Aktor tanpa drama Adalah panggung lakon berkisah Cinta terlalu memuja Adalah kerja

Ilustrasi | On Bookes

Terjerumus pada Pesohor

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Aku ingin Mencela Seperti Voltaire Di tengah congkaknya agama Secara lugu-seoptimis Candide Aku ingin mencinta Seperti Tolstoy Di ladang

Suharto dan antek-anteknya | Istimewa

Cindera-Mata Orba

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Cindera-Mata Orba Adalah para tentara Yang bertempur dengan bara Yang meneteskan lara Jatuh membasahi dada Membentuk danau luka Diselami

Jokowi dan Prabowo | Tempo

Kampanye

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Sebuah toko telah dibuka Warna-warni produk nestapa Para pedagang banting harga Obral verbal calon penguasa Sedang tawar-menawar agama Tukang

Ilustrasi | WSBuzz.com

Daftar Dosa Koruptor

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Menikam perut jelata dengan lidah berdalih Meneguk keringat buruh yang merintih Memakan tambang dengan lirih Lara rakyat semakin mendidih