Ilustrasi | MONSTER BRAINS

Ayat-ayat Setan 2019

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Mereka menyirami agama Tumpah menikam manusia Pada dalil yang dituangkan Tuak menetes membasahi kesucian Agama diajak mabuk para penguasa

2f4e3150-2046-4960-ad98-46b9a6241d5c

CERITA DUA SAHABAT

Oleh: Melki AS – [Pegiat Social Movement Institute] ‘Cemburu adalah sentimen yang dangkal, tapi normal. Kita hanya perlu memahaminya, dan tidak kaget saat itu terbakar’

Ilustrasi | Act For Freedom Now

Sajak di Penghujung Tahun

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Aku melihat kembang api meletus di angkasa kilatan apinya menghanguskan cerita Kepakan sayap mereka derita yang terbang tanpa arah

Mana cerita hantunya? | Alit Ambara

Si Tentara Mabuk Memberangus Buku

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Sudah berpeluh keringat bercucur di medan dagelan Menenggak pekak sampai mabuk Moncong senapan diarahkan ke kepala sendiri Membunuh literasi

Ilustrasi | Banana Meinhoff

Kalender Hujan yang Kusut

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Sudah setumpuk hujan diciprati puisi dari sepanjang tinta kering di musim semi di sela bibir kertas centil menari-nari akhirnya

Ilustrasi | Ekathimerini

Aku Menulis Puisi Disunyi Agitasi

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** 1. Sebelum angin utara berbunyi derik kulihat dari sepanjang kalender berduri aku menjerit dengan puisi yang terhunus satu demi

Voltaire | India Today

Belajar dengan Voltaire

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Pelajaran pertama ialah menjadi lugu Sebab menjadi tau adalah tanpa buru Karena guru terkadang ambigu yang melangkah dengan deru

Ilustrasi | National Geographic

Fudhail ibn Iyadh dan Leo Tolstoy

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Berkata Tolstoy; Engkau lah rabuk di dalam hitam tanah Dulu sebagai kotoran kini membalur cinta Kemarin sebagai penyamun yang

Ilustrasi

Tanpa Hampa, Menilik Sufi yang Ditulis Attar

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Musisi tanpa album Adalah suara yang sublim Aktor tanpa drama Adalah panggung lakon berkisah Cinta terlalu memuja Adalah kerja

Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika