Waktunya Rakyat Melawan!

"Hanya ada dua golongan yang tinggal di negeri ini: maling atau korban maling. Pertanyaannya, siapa kalian ini? Kalau kalian bukan...
Waktunya Rakyat Melawan!

Surat untuk Malaikat Izrail

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** "War Is Peace, Freedom is slavery, Ignorance is strength" -George Orwel, 1984 Yth, Malaikat...
Surat untuk Malaikat Izrail

Akhirnya KPK Jadi Seperti yang Kita Inginkan

"Jadi, dunia kalau mau belajar mengenai korupsi, belajar ke Indonesia" -Adnan Pandu Praja "Masa depan pemberantasan korupsi sedang dipertaruhkan hari...
Akhirnya KPK Jadi Seperti yang Kita Inginkan

Siapa Sebenarnya kalian Ini, Si Penyamun Uang Rakyat?

".... Dari sekitar 1.000 perkara korupsi yang sudah ditangani, 225 di antaranya melibatkan para legislator" Tempo, 9-15 sepember 2019 Tuan...
Siapa Sebenarnya kalian Ini, Si Penyamun Uang Rakyat?

Mosok Nasib Bulutangkis di Tangan Perusahaan Rokok?!

“Perusahaan bukanlah para pelayan masyarakat, mereka merupakan entitas komersial yang bergerak mengejar keuntungan material . . . realitasnya tetap saja...
Mosok Nasib Bulutangkis di Tangan Perusahaan Rokok?!
Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika

Artikel lainnya

Hutan Amazon | ktla.com

Fabiayyi ‘aalaa’i Rabbikumaa Tukadzdzibaan

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Ku tengok asap polusi akan matiBila listrik ikut mati Ku elus paru bumi menggeleparDada manusia menjalar membakar Ku hirup

Masyarakat Papua | Antara

Yang Kuhormati, Kawan-kawan Papua

“Bila kita menggunakan kecerdasan dan pengetahuan kita untuk melayani manusia, kemanusiaan jadi punya harapan. Kitalah harapan itu, kita adalah masa depan” -Fabio Rosa, aktivis Brazil

Kereta Babaranjang | YouTube/Rahman Syawal

Babaranjang

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** DPR atau Daerah Pinggir Rel, begitu mereka menyebutnya. Sebuah kampung kumuh, sarang penganggur, tempat para pemabuk, dan penjudi yang

Vergadering | Twitter/vctrkmng

Makna 17-an

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Kemerdekaan kita dwi warna;Berdarah-darah dan tinggal tulangKekalahan kita menjadi umbul-umbul;Warna-warni lukanya ramai membentangKebebasan kita telah berbaris rapih;Kiri kiri kiri

Puisi & Podcast

Instagram