Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika

Saya Mau Cerita Puisi dengan Iringan Kacapi

Identitas, Puisi, dan Perlawananby Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Cerita Puisi Saya mau cerita puisi dengan iringan kacapi. Biasanya, orang Kaili yang ada di

A Dog's Journey | SlashFilm

Namaku Anjing

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Namaku anjing Aku mempunyai empat kaki Tak ada tangan, hanya kaki Karena itulah aku tak bisa lempar batu sembunyi

Aksi Kamisan Jogja | Social Movement Institute

Waktunya Umat Islam memberi dan Meminta Maaf

Ingatlah saat umat ini menjadi mayoritas. Hampir semua peringatan Islam dirayakan. Baik itu Hijrah Rasulullah hingga diangkatnya Rasulullah ke langit. Tak hanya itu, pendidikan Islam

Ilustrasi Bird Box | The Verge

Karunia Si Buta dan Si Tuli

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Seorang yang buta bisa melihat indahnya dunia Dan bisa melihat rusaknya dunia dengan mendengarnya Orang banyak dengan pandangannya hanya

Aksi May Day di Bandung | Reuters

Pledoi May Day

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Barisan hitam barisan merah barisan putih barisan biru barisan hijau dan barisan warna lainya adalah manusia. Yang bernyanyi dan

Haymarket Riot | The Nation

Mei, Api Revolusi

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Jelmaan sinar MeiLaranya berdegup-degup kiniDahulu dirinya silau apiyang menerangi Sedang aku, masih percik yang rintik-rintikApi yang bersemayam di dalam

57506139_655256128242851_1790996455846741988_n

Orang Biasa Bersama Orang-Orang Biasa

Oleh Muhammad Fakhrurrozi (Mahasiswa Fakultas Hukum UII dan Pegiat Social Movement Institute) “Ilmu hendaklah hanya tunduk pada kecerdasan, bukan pada kekayaan” – Andrea Hirata Kutipan

Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika