Kereta Babaranjang | YouTube/Rahman Syawal

Babaranjang

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** DPR atau Daerah Pinggir Rel, begitu mereka menyebutnya. Sebuah kampung kumuh, sarang penganggur, tempat para pemabuk, dan penjudi yang

Vergadering | Twitter/vctrkmng

Makna 17-an

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute)  *** Kemerdekaan kita dwi warna;Berdarah-darah dan tinggal tulangKekalahan kita menjadi umbul-umbul;Warna-warni lukanya ramai membentangKebebasan kita telah berbaris rapih;Kiri kiri kiri

Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika

Saya Mau Cerita Puisi dengan Iringan Kacapi

Identitas, Puisi, dan Perlawananby Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Cerita Puisi Saya mau cerita puisi dengan iringan kacapi. Biasanya, orang Kaili yang ada di

A Dog's Journey | SlashFilm

Namaku Anjing

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Namaku anjing Aku mempunyai empat kaki Tak ada tangan, hanya kaki Karena itulah aku tak bisa lempar batu sembunyi

Aksi Kamisan Jogja | Social Movement Institute

Waktunya Umat Islam memberi dan Meminta Maaf

Ingatlah saat umat ini menjadi mayoritas. Hampir semua peringatan Islam dirayakan. Baik itu Hijrah Rasulullah hingga diangkatnya Rasulullah ke langit. Tak hanya itu, pendidikan Islam

Ilustrasi Bird Box | The Verge

Karunia Si Buta dan Si Tuli

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Seorang yang buta bisa melihat indahnya dunia Dan bisa melihat rusaknya dunia dengan mendengarnya Orang banyak dengan pandangannya hanya

Aksi May Day di Bandung | Reuters

Pledoi May Day

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Barisan hitam barisan merah barisan putih barisan biru barisan hijau dan barisan warna lainya adalah manusia. Yang bernyanyi dan

Haymarket Riot | The Nation

Mei, Api Revolusi

Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** Jelmaan sinar MeiLaranya berdegup-degup kiniDahulu dirinya silau apiyang menerangi Sedang aku, masih percik yang rintik-rintikApi yang bersemayam di dalam

Kepada Wiji Thukul, Sehimpun Puisi - Janeska Mahardika

Artikel Terbaru