Suluh Pergerakan

Kajian

Mendung Demokrasi Bukan Hanya Perkara Konstitusi

Ruang sidang itu tampak serupa panggung reuni. Tak hanya hakim, jaksa, dan terdakwa serta para kuasa hukumnya di sana; ada pula para pegiat organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, dan media. Saya bertemu Eko Prasetyo, aktivis yang datang jauh-jauh dari Yogyakarta. Saya bertemu dengan Sumarsih, Usman Hamid, dan Rocky Gerung. Saya bertemu dengan rekan-rekan dari KontraS, yang …

Mendung Demokrasi Bukan Hanya Perkara Konstitusi Selengkapnya »

Telat Panas Bekas Pendukung Jokowi

Tiba-tiba tayangan media menampilkan pemandangan yang sebelumnya tak terbayang: bermoderator Najwa Shihab, Adian Napitupulu berdebat dengan Fahri Hamzah. Anehnya, posisi mereka bertukar: Adian berada di kubu yang bertentangan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sementara, meski tak eksplisit, Fahri mendukung Bekas Wali Kota Solo itu. Keduanya kini memiliki jagoan masing-masing dalam Pilpres 2024. Yang satu …

Telat Panas Bekas Pendukung Jokowi Selengkapnya »

Rudal Palestina Adalah Kita

Dalam memandang genosida Palestina para elit negara bicara dalam bahasa resmi Eropa sedang masyarakat dunia berbicara dalam bahasa jalanan. Kita semua bisa lihat dengan mata telanjang peran negara-negara Arab/Teluk yang tega membiarkan saudara-saudaranya tewas dihujani rudal. Begitu pun sikap negara-negara Barat dan sekutu mereka lainnya.  Betapa nasionalisme sempit telah menghimpit langkah mereka yang serba “hati-hati” …

Rudal Palestina Adalah Kita Selengkapnya »

Ketika Rakyat Benar-Benar Menilai

“Biarkan rakyat menilai,” jawab Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika ditanya ihwal tudingan dia berusaha membangun politik dinasti. Ia bilang rakyat yang menentukan hasil Pemilu, bukan elite. Isu politik dinasti, menurut dia, tak relevan lantaran di negara demokrasi, pemegang kedaulatan adalah rakyat. Setali tiga uang, putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, pun memberi jawaban serupa. Wali …

Ketika Rakyat Benar-Benar Menilai Selengkapnya »

Jalan Politik Dinasti Melalui Legalisme Otokratik

Dalam kelas-kelas kewarganegaraan yang kerap menjemukan, kita mengenal norma. Seperangkat aturan, tertulis ataupun tidak, yang menjamin ketertiban hidup manusia. Dalam kitab suci, ada larangan ini dan itu, di samping anjuran melakukan hal lain, maka kita mengenal norma agama. Dalam hukum, norma itu tergurat dalam baris-baris undang-undang. Norma hukum menciptakan kepastian hukum. Seperti norma agama menjamin …

Jalan Politik Dinasti Melalui Legalisme Otokratik Selengkapnya »

Pemilu dan Jalan Buntu Aktivis 98

“Bangsa-bangsa dewasa ini tak mungkin mencegah warganya berstatus setara, tetapi semua tergantung pada mereka sendiri apakah kesetaraan itu membawa mereka ke perbudakan atau kemerdekaan, ke pencerahan atau barbarisme, ke kemakmuraan atau kesengsaraan” (Tocqueville) Para aktivis PRD seperti bangkit dari kubur. Mereka mengecam sikap Budiman Sudjatmiko yang akhirnya bergabung bersama Prabowo. Tuduhan Prabowo sebagai penculik bergema kembali dan …

Pemilu dan Jalan Buntu Aktivis 98 Selengkapnya »

Terperangkap Jaring Laba-Laba: Tantangan Gerakan Mahasiswa Pasca Orde Baru

Gerakan Mahasiswa Pasca Orde Baru mengalami pukulan berat baik dari sisi internal dan eksternal. Riset ini mengambil sampel gerakan mahasiswa di Yogyakarta untuk menggambarkan tantangan tersebut. Dari sisi internal, gerakan mahasiswa mengalami fragmentasi isu, ego sektoral, regenerasi, dan minimnya partisipasi perempuan. Sementara, pada sisi eksternal, gerakan mahasiswa dihadapkan pada kebijakan kampus yang represif, program MBKM …

Terperangkap Jaring Laba-Laba: Tantangan Gerakan Mahasiswa Pasca Orde Baru Selengkapnya »

Mahkamah Keluarga dan Lumbung Suara Orang Muda

Prabowo Subianto tak pernah mengetahui kapan takdir akan menjemputnya sebagai Presiden. Yang jelas, ia tampak begitu yakin. Yang jelas pula, ketika ia mencoba peruntungan kali ketiga, dengan elektabilitas konon jauh melesat dari kandidat lain–sesuatu yang tak pernah terjadi sebelumnya—usianya sudah tak lagi muda. Berbanding Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, keduanya 54 tahun—sama dengan usia Prabowo …

Mahkamah Keluarga dan Lumbung Suara Orang Muda Selengkapnya »

Kritik Atas Pendidikan Hukum Hari Ini

Berdasarkan data yang dirilis oleh KPK, dalam kurun waktu 2004 hingga 2022 terdapat jumlah aparat penegak hukum yang tersandung kasus korupsi berjumlah 34 orang yang di antaranya 21 koruptor dengan jabatan hakim, 10 koruptor dengan jabatan jaksa, dan 3 orang koruptor dari kepolisian. Data tersebut mungkin hanya tip of the iceberg dari maraknya praktik korupsi di daerah-daerah …

Kritik Atas Pendidikan Hukum Hari Ini Selengkapnya »

Pelajaran dari Rempang dan Janji Reforma Agraria Sejati

“Ayo! Ayo! Lewat sini!” seru ibu paruh baya itu di tengah sedu-sedan kerumunan bocah berseragam yang berlarian lintang-pukang. Mereka adalah siswa-siswi SD Negeri 24 Galang, Batam, Kepulauan Riau, yang mendapati gas air mata menyasar bangunan tempat mereka bersekolah. Gas air mata itu disinyalir ditembakkan oleh aparat gabungan Polri-TNI yang tengah bentrok dengan warga terdampak penggusuran …

Pelajaran dari Rempang dan Janji Reforma Agraria Sejati Selengkapnya »