Suluh Pergerakan

Imaginer

Hati-Hati Ukhti, Akhi-Akhi C*bul itu Ada!

Oleh: Luthfian Haekal (pecinta kucing dan pegiat Social Movement Institute) “Tidak hanya mas-mas Kiri c*bul, akhi-akhi juga ada yang c*bul. Namun, jangan salah paham. Tidak semua akhi-akhi seperti itu.” *** Apa yang kita pikirkan tentang sebutan ‘akhi-akhi’ atau ‘ikhwan-ikhwan’? Cap yang akan diidentikkan pastinya sholeh, taat beribadah, menjaga pandangan, menolak berjabat tangan dengan lawan jenis, …

Hati-Hati Ukhti, Akhi-Akhi C*bul itu Ada! Selengkapnya »

CORONA, ORANG MISKIN, DAN KEADILAN

“Tidak semua yang bisa dihitung itu berharga, dan tidak semua yang berharga itu bisa dihitung” (William Bruce Cameron) Salah satu kawan bercerita. Saat bagi nasi bungkus pada tukang becak mereka bilang: “suasana makin susah ketika keramaian ditiadakan dan tiap orang diminta kerja dari rumah.” Sebagai tukang becak, andalanya adalah keramaian dan pendapatanya diperoleh harian. Corona …

CORONA, ORANG MISKIN, DAN KEADILAN Selengkapnya »

Esensi Negara Hari Ini

Jacques Ranciere (terjemahan artike L’essence de l’Etat contemporain, diambil dari https://legrandcontinent.eu/fr/2020/03/10/la-crainte-et-lessence-de-letat/ diunduh tanggal 23 Maret 2020) Alih bahasa: Maria AdrianiE Catatan editorial Le Grand Continent.eu: Filsuf Perancis, Jacques Ranciere mencatat penanda-penanda krusial bertransformasinya negara kontemporer; yaitu dengan mengeksploitasi rasa ketidak-amanan pada setting logika global, melalui penggunaan hal-hal yang justru kontradiktif yang dikaitkan dalam susunan yang …

Esensi Negara Hari Ini Selengkapnya »

Tak Ada Cinta dalam Omnibus Law Cilaka

Oleh: Nalar Naluri (Pegiat Social Movement Institute) *** “Tanpa cinta, kemanusiaan tidak mungkin ada barang sehari.” (Eric Fromm) Kemunculan RUU Omnibus Law Cilaka merupakan salah satu bukti ketegasan negara untuk mengesampingkan rakyat dalam “kesatuan” sebagai relasi. Keterasingan kita sebagai warga negara adalah dampak yang timbul jika RUU Omnibus Law akan disahkan. Ibarat sepasang kasmaran, salah …

Tak Ada Cinta dalam Omnibus Law Cilaka Selengkapnya »

Wabah, Kuasa, dan Ancaman Kematian

Membaca Kisah Surati dan Plikemboh pada Bagian Ketujuh Buku “Anak Semua Bangsa” Karya Pramoedya Ananta Toer *** Oleh: Yoshi Fajar Kresno Murti[1] Dengan cara apalagi kita membebaskan diri sekaligus melawan untuk tetap melata ketika setiap tubuh di setiap jengkal planet ini diancam oleh virus kematian? Apa yang tersisa dari cita-cita (ke)hidup(an) yang berdaulat ketika ketakutan …

Wabah, Kuasa, dan Ancaman Kematian Selengkapnya »

MANA YANG KITA TANGANI DULU: OMNIBUS LAW ATAU CORONA?

“Musuh kita bukan virus (Corona) ini sendiri, melainkan ketakutan, rumor dan stigma.” (Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jendral Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) “Tatanan lama telah hancur, sebuah dunia baru tercipta, dan semua di sekeliling kita berubah” (Abdullah bin Abdul Kadir Munshi) *** Kesibukan penguasa hari ini berlipat ganda: antara mengatasi Corona dan bagaimana meyakinkan rakyat terkait …

MANA YANG KITA TANGANI DULU: OMNIBUS LAW ATAU CORONA? Selengkapnya »

Sekolah Yang Membahayakan Nyawa Siswa

Tanpa adanya tujuan yang dirumuskan dengan jelas, kita menjadi orang yang setia melakukan pekerjaan sepele sehari-hari sampai diperbudak olehnya (Robert Heinlein) *** Saya terkejut mendengar berita tentang kematian siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman DIY. 249 siswa melakukan penyusuran sungai dengan pengawalan yang minim dan tidak berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Delapan orang meninggal karena kegiatan …

Sekolah Yang Membahayakan Nyawa Siswa Selengkapnya »

INVESTASI ITULAH IDEOLOGI BANGSA INI!

Ada yang membunuh. Ada yang dibunuh. Ada peraturan. Ada undang-undang. Ada pembesar, polisi, dan militer. Hanya satu yang tidak ada: keadilan (Pramoednya Ananta Toer) *** Nyaris seluruh jajaran pejabat di negeri ini suka sekali menyebut kata “investasi”. Dimanapun acaranya dan apapun bentuk forumnya. Investasi adalah kata sakti yang bisa memecahkan segala masalah. Presiden adalah orang …

INVESTASI ITULAH IDEOLOGI BANGSA INI! Selengkapnya »

Surat untuk Menkopolhukam

Kelaliman seorang penguasa bisa memperpanjang berlakunya gagasan yang usang meski sudah tak berguna, tapi perubahan generasi pada akhirnya harus menyingkirkan gagasan itu (Hugh Trevor-Ropper) *** Saya tak ingat nama anda. Tak perlu diingat karena anda sama dengan Menkopolkam sebelumnya. Bahkan tak jauh beda dengan Menkopolkam semasa Orde Baru. Sinis, keras pada isu HAM, dan mengejek …

Surat untuk Menkopolhukam Selengkapnya »